Showing posts with label Photography. Show all posts
Showing posts with label Photography. Show all posts

Mengatur Shutter Speed Pada Pocket Camera

  • 3
Ada kalanya kita ingin mengatur Shutter Speed, misalnya kita ingin mem-freeze seseorang ketika sedang berlari. Ataupun kita ingin mengambil gambar bintang di malam hari.

Shutter Speed sendiri adalah kecepatan kamera dalam membuka Shutter (tutup kamera). Semakin lama Shutternya terbuka, maka semakin lama cahaya yang masuk. Sehingga bintang di malam hari yang gelap bisa ter-capture dalam kamera.

Sebaliknya kalau shutter speednya sebentar, maka cahaya yang masuk juga sebentar. Misalnya bila kita memotret mobil yang melaju 80 km/jam seolah-olah mobil itu terlihat sedang berhenti. Meskipun sedang melaju kencang.

Shutter speed juga berguna untuk membuat efek dalam light photography atau pemandangan air terjun. Silahkan buka wikipedia untuk bahasan Shutter Speed lebih lanjut, karena disini saya akan membahas tips sederhana yang saya dapatkan dari Dokumentasi Kamera Saku Canon.

Untuk kamera SLR atau DSLR kita bisa mengatur Shutter speed dengan mudah. Sementara itu pada kamera saku pada umumnya, tidak ada tombol khusus (secara manual) untuk mengatur Shutter speed. Lalu bagaimana mengatur Shutter Speed pada Kamera Saku?

Cara pertama adalah dengan Auto Exposure Lock. Cara ini khusus untuk mengatur shutter speed dibawah satu detik. (1/320, 1/80, 1/20, 1/5 dst.).

Tahan tombol shutter sebagian, lalu arahkan pada objek yang terang sehingga Shutter Speed yang ditunjukan sangat sebentar (1/320, 1/500 dst.). Lalu tekan tombol atas.
Arahin ke tempat terang.
Di gambar ini Shutter Speednya 1/320. Dan bila diarahkan ke tempat lain juga tetap 1/320. Kalau mau lambat arahin ke tempat gelap.


Shutter Speed tetap 1/320

Dengan mengatur Shutter speed yang sangat rendah, kita bisa mengambil objek yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Dengan syarat cahaya disekitarnya cukup terang.

Seandainya objek yang kita akan foto berada dalam ruangan yang cukup gelap, maka gambar yang diambil akan gelap (under-exposure) karena Shutter hanya sempat mengembil cahaya sebentar saja.

Kita juga bisa mengarahkan kamera ke tempat yang gelap (Tahan tombol shutter sebentar, lalu tekan tombol atas) untuk mendapatkan Shutter speed 1/20, 1/8, 1/5 untuk Shutter speed yang agak lambat.

Sebaliknya, dengan shutter speed yg agak lambat ini sebaiknya digunakan pada malam hari atau dalam ruangan gelap. Karena kalau dalam kondisi terang gambar akan terlalu terang (over exposure).

Cara kedua, yaitu untuk mengatur Shutter Speed diatas 1 detik adalah dengan memanfaatkan Fitur Long Shutter. Pada menu pilih Long Shutter, lalu tekan tombol atas lagi untuk memilih lama waktu shutter speed (2 detik, 4 detik, 8 detik, hinga 15 detik).

Long Shutter Mode
Atur Shutter Speed
Pada saat pengambilan gambar dengan mode ini, kita harus berhati-hati untuk tidak menggerakan kamera (bagusnya gunakan tripod). Karena dalam 4 detik pengambilan gambar misalnya, apabila Anda atau objek Anda bergerak maka gambar yang dihasilkan akan blurry.

Kelemahan pada pengaturan Shutter speed pada Long-Shutter ini adalah over-exposure. Sehingga tidak bisa digunakan di siang hari.

Cara ketiga tidak mengatur shutter speed, namun cukup berguna untuk mengambil objek yang bergerak-gerak. Caranya adalah dengan menggunakan mode Sport dan Kids & Pet.

Semoga bermanfaat.

Mata Anda Minus? Dengan Trik Ini Anda Bisa Melihat Benda Jarak Jauh Dengan Mudah!

  • 1
Berikut ini adalah trik sederhana yang saya gunakan untuk melihat benda dengan jarak cukup jauh (bagi yg min, sekitar diatas 6 meter).

Pertama gunakan jari Anda. Bentuk seperti gambar dibawah untuk membuat lubang kecil. Nah, dari lubang kecil itu Anda bisa melihat benda dengan jarak cukup jauh.


Yang terjadi adalah jari Anda akan memblok cahaya yang datang. Sehingga cahaya yang masuk cuma dari lubang kecil di tangan Anda tadi.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan karton yang dilubangi (sebesar lubang jarum atau ujung pulpen). Tusuk saja karton tersebut. Lalu Anda lihat melalui lubang itu.



Kenapa harus karton? Seperti jari Anda tadi, karton akan memblok cahaya. Tidak seperti kertas akan meneruskan sedikit cahaya ke mata Anda, sehingga trik ini tidak berhasil.

Untuk hasil yang lebih maksimal, hitamkan daerah di sekitar lubang di karton itu dengan spidol. (Seperti gambar diatas)

Prinsip ini mirip dengan Pinhole Camera ataupun Pinhole Glasses. Pada benda tersebut, baik kamera maupun kacamata lubang jarum. Dengan lubang sekecil ini, mata akan meningkatkan Depth of Field.

Selamat mencoba!